GRESIK,BANGSAONLINE.com – DPC PDI Perjuangan Kabupaten Gresik menggelar rapat koordinasi cabang (Rakorcab) di kantor DPC PDIP Gresik, di Jalan Jaksa Agung Suprapto, Gresik, Minggu (19/5/2024).
Rakorcab ini memiliki agenda usulan internal bakal calon kepala daerah dan wakil kepala daerah dalam menghadapi Pilkada Serentak 2024.
Rapat dipimpin langsung Ketua DPC PDIP Gresik, Mujid Riduan, didampingi Sekretaris Noto Utomo.
Turut hadir pula ketua tim penjaringan bakal calon kepala daerah (Bacakada) dan bakal calon wakil kepala daerah (Bacawakada), Mustofa dan Ketua Bapilu, Jumanto.
Rapat juga dihdiri pengurus DPC dan ketua, sekretaris dan bendahara (KSB) PAC PDIP se-Kabupaten Gresik.
Sekretaris DPC PDIP Gresik, Noto Utomo menyampaikan, hasil Rakorcab mengusulkan 5 nama bakal calon bupati (Bacabup) dan bakal calon wakil bupati (Bacawabup) ke DPP untuk direkomendasi dan diusung pada Pilkada Gresik 27 November 2024.
“Ada lima nama yang diusulkan dalam Rakorcab untuk digadang menjadi bakal calon bupati dan bakal calon wakil bupati untuk running pada Pilkada Gresik 2024,” ucap Noto Utomo kepada BANGSAONLINE usai mengikuti Rakorcab.
Dari lima nama itu kata Noto, dari internal (kader) empat orang. Mereka adalah, Fandi Akhmad Yani (Bupati Gresik) diusulkan sebagai bakal calon bupati, dan tiga orang diusulkan menjadi bakal calon wakil bupati.
Yakni Ketua DPC PDIP Gresik Mujid Riduan, Sekretaris Noto Utomo, dan Aminatun Habibah (Wabup Gresik).
“Sementara dari eksternal Asluchul Alif (Ketua Gerindra Gresik) yang diusulkan menjadi bakal calon bupati,” tutur Ketua Fraksi PDIP DPRD Gresik ini.
Selanjutnya, kata Noto, kelima nama itu akan dikirim ke DPD untuk diteruskan ke DPP. Nama-nama itu akan menjalani sejumlah tahapan berikutnya sebelum turunnya rekomendasi dari DPP.
“Antara lain, uji kelayakan dan kepatutan (UKK), hasil survey dan lainnya,” terangnya.
Sementara itu, Ketua DPC PDIP Gresik, Mujid Riduan menyampaikan, Rakorcab merupakan tahapan dalam penjaringan bakal calon bupati dan bakal calon wakil bupati yang akan diusung PDIP Gresik pada Pilkada 2024.
“Rakorcab merupakan tahapan yang kami lakukan dalam penjaringan bakal calon bupati dan bakal calon wakil bupati secara internal untuk selanjutnya hasilnya dikirim ke DPD dan diteruskan ke DPP,” katanya.
Disampaikannya, rakorcab juga sebagai ajang konsolidasi partai dalam menghadapi Pilkada Gresik 2024.
“Dalam Rakorcab juga kita bahas koalisi dengan partai politik lain untuk mengusung pasangan bacabup dan bacawabup yang diusung PDIP Gresik pada Pilkada 2024,” terangnya.
Ditambahkannya, koalisi ini sangat diperlukan PDIP Gresik karena tak bisa memberangkatkan paslon sendiri sebab jumlah kursi PDIP di DPRD Gresik hasil Pemilu 2024 9 kursi.
“Kita kurang 1 kursi atau 20 persen (10 kursi) seperti yang diatur dalam Undang-Undang Pilkada. Makanya kami butuh koalisi dengan parpol lain untuk bisa memberangkatkan paslon,” terangnya.
Pada Rakorcab, Mujid juga menginstrusikan kepada semua pengurus dan kader agar menurunkan spanduk bergambar dirinya dengan Ketua DPC Gerindra Gresik, Asluchul Alif yang diduetkan maju Pilkada Gresik 2024.
Sebab, pemasangan spanduk dengan menempel gambar dirinya tanpa seizinnya.
“Saya minta kepada semua pengurus dan kader yang mengetahui spanduk tersebut di daerahnya agar diturunkan,” pintanya. (hud/van)
The post Rakorcab PDIP Gresik Usul 5 Nama ke DPP untuk Maju Pilkada 2024
first appeared on bangsaonline.com.
https://ouo.io/1ueW0ZT


Leave a comment