Menkominfo dan Menag Dianggap Adu Domba Umat Beragama, Umat Kristiani Tak Persoalkan Adzan

JAKARTA, BANGSAONLINE.com – Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas
dan Menteri Komunikasi dan Informasi (Menkominfo) Budi Arie Setiadi mendapat
kecaman keras dan luas dari rakyat Indonesia. Kecaman itu dilancarkan publik karena
dua menteri anak buah Presiden Jokowi itu minta semua stasiun TV agar tak
menayangkan adzan maghrib karena bersamaan dengan ibadah Misa yang dipimpin
Paus Fransiskus di Stadion Gelora Bung Karno (GBK) Senayan, Jakarta, pada
Kamis, 5 September 2024.

Dalam surat edaran pemerintah kepada semua TV yang kini
beredar di media sosial itu, untuk sementara, adzan magrib di semua TV diganti
dengan running text. Kontan publik marah.

Yang menarik, para tokoh yang marah itu bukan hanya dari
kalangan Islam, tapi juga Kristen. Salah satu tokoh muda Kristen Nico Silalahi yang
selama ini banyak turun ke jalan mengkritisi pemeritah. Nico bahkan memaki
Kementerian Kominfo karena dianggap mengadu domba umat beragama.

“Kami umat Kristiani ga ada masalah dengan Azan Magrib, jadi
jangan kau adu domba antar umat beragama yang sudah baik ini,” tulis Nico
Silalahi di akun pribadi di media sosial X sembari memposting berita sebuah
media berjudul Kominfo Imbau Azan Maghrib di TV Diganti Running Tex saat Misa Paus
Fransiskus.

Sebelumnya Nico juga mengomentari kedatangn Paus ke
Indonesia yang sederhana. Yaitu naik pesawat komersial dan mobil Innova.
Menurut Nico, penampilan Paus itu untuk menyindir seorang putra presiden yang
lagi foya-foya di Amerika.

“Apa nih Paus Fransiskus Sedang Nyindir Bocil Yang Poya²
Manfaatin Kekuasaan Bapaknya Sehingga Bisa Naik Jet Pribadi Buat Jalan² Ke
Amerika Itu Ya ?,” tulis Nico sembari memention @jokowi, @gibran_tweet, @kaesangp,
@bobbynasution_, @psi_id, @prabowo, @Gerindra, @KPK_RI

Kecaman keras juga dilontarkan KH Abdul Latif Sampang Sampang
Madura. Pengasuh Pondok Pesantren Raudlatul Islamiyah Robatal Sampang Madura
Jawa Timur itu mengaku heran dengan sikap Menteri Agama Yaqut dan Menkominfo
Budi Arie Setiadi.

“Ini bukan toleransi umat beragama. Tapi kepentingan politik.
Bahkan kepentingan pribadi. Mereka tak pernah berpikir bahwa di negeri umat
Islam adalah mayoritas,” kata Kiai Abdul Latif kepada BANGSAONLINE, Rabu (4/9/2024).

Sama dengan Nico, Abdul Latif menganggap Menag dan Menkominfo mengadu domba umat Islam dan hanya untuk kepentingan sempit dan sesaat.

Ia berharap pemerintahan Prabowo Subianto ke depan tak
seperti pemerintahan Jokowi. Tapi justru baik dan tak mengecewakan rakyat, terutama
umat Islam.

Di grup-grup WA para kiai NU sikap Menag dan Kominfo itu kini
sedang menjadi pembahasan serius. Mereka semua mengecam dua menteri tersebut.

“Inikah hasil moderasi beragama,” tulis salah seorang kiai NU
sinis. “Kemenag makin gak jelas,” tambahnya.

Kunjungan Paus ke Indonesia memang mendapat sambutan Istimewa
diari Kementerian Agama dan Kominfo. Bahkan PT Pos Indonesia (dibawah Kementerian
Kominfo) sekarang menerbitkan prangko khusus bagi Paus Fransiskus. Maklum, Menteri
Kominfo Budi Arie selain dikenal sebagai ketua umum relawan Pro Jokowi (Projo)
juga dikenal sebagai penganut Kristen taat. 

The post Menkominfo dan Menag Dianggap Adu Domba Umat Beragama, Umat Kristiani Tak Persoalkan Adzan
first appeared on bangsaonline.com.
https://ouo.io/9BSDtG

Leave a comment

Design a site like this with WordPress.com
Get started